Rabu, 06 November 2013

Lab 139. L2TPv3 - Interworking


Overview:
-          Layer2 VPNs (L2VPN) menyediakan koneksi transparent end-to-end layer melalui Service Provider (SP) MPLS atau IP core.
-          Dengan L2VPN Service Provider tidak terlibat dalam ip routing dari client.
-          Koneksi antar client disediakan seperti tunneling sehingga seolah-olah terkoneksi secara langsung

Tujuan Lab:
·         Mempelajari cara mengkonfigurasikan L2TPv3 - Interworking
·         Mempelajari cara verifikasi L2TPv3 - Interworking

Ada dua cara untuk mengimplementasikan L2VPN yakni:
      1.  AToM (Any Transport over MPLS)
          - Memerlukan MPLS core baik menggunakan LDP atau MPLS TE
          - Mendukung point-to-point, point-to-multipoint, and multipoint-to-multipoint pseudowires.
          - Support like-to-like protocols dan internetworking
      2.  L2TPv3  
          - Memerlukan IP core dengan reachability antara kedua PE
          - Support hanya point-to-point
          - Supoort like-to-like protocols dan internetworking
          - Menggunakan control message untuk negosiasi session-IDs

Lab kali ini akan menggunakan metode L2TPv3 – Interworking. Bedanya dari lab 138 adalah penggunaan media interface kearah CE.

Topologi Lab :

Metoda Lab :
  • Menggunakan 4 buah router 2691(C2691-ADVENTERPRISEK9-M)
  • Konfigurasi OSPF dengan proses “1” sebagai IGP antara R2 dan R3
  • Konfigurasi Layer 2 VPN antara R1 dan R4 menggunakan 2 type frame yang berbeda. Dan tidak memperbolehkan sesi paket fragmen
IP Addressing:
Router
Interface
IP Address
R1
Lo0
Fa0/0
1.1.1.1/32
14.14.14.1/24
R2
Lo0
Fa0/0
S0/0
2.2.2.2/32
no ip address
23.23.23.2
R3
Lo0
S0/0
S0/1
3.3.3.3/32
23.23.23.3/24
no ip address
R4
Lo0
S0/0
4.4.4.4/32
14.14.14.4/24


Konfigurasi Lab :

1.      Konfigurasi OSPF dengan proses “1” sebagai IGP antara R2 dan R3

R2(config)#router os 1
R2(config-router)#network 0.0.0.0 255.255.255.255 area 0

R3(config)#router os 1
R3(config-router)#network 0.0.0.0 255.255.255.255 area 0

Verifikasi:





2.      Konfigurasi Layer 2 VPN dengan menggunakan 2 type frame yang berbeda. Dan tidak memperbolehkan paket fragmen

R2(config)#pseudowire-class TST
R2(config-pw-class)#encap l2tpv3
R2(config-pw-class)#ip local int lo0
R2(config-pw-class)#ip dfbit set
R2(config-pw-class)#interworking ip

Df bit diset agar tidak diperbolehkan fragmen. Kekurngan dari fragmentasi tidak akan memperbolehkan urutan paket melewati link. Interworking merupakan kata kunci yang diperlukan untuk memiliki tipe framing pada router local. Dalam case ini framingnya adalah FastEthernet pada R2 dan frame-relay pada R3.


R3(config)#frame switching

Dikarenakan router ini melakukan switching dlci dan juga bertanggung-jawab untuk alokasi ke customer, maka harus di enable frame-relay switching.

R3(config)#pseudowire-class TST
R3(config-pw-class)#encap l2tpv3
R3(config-pw-class)#ip local int lo0
R3(config-pw-class)#ip dfbit set
R3(config-pw-class)#interworking ip

R3(config-pw-class)#int s0/1
R3(config-if)#encap frame
R3(config-if)#frame intf-type dce
R3(config-if)#no shut
R3(config-if)#exit

Frame relay switch juga menyediakan clocking untuk layer 2 DCE.

R3(config)#connect TSTR4 s0/1 401 l2transport
R3(config-fr-pw-switching)#xconnect 2.2.2.2 203 pw-class TST
R3(config-xconn)#exit

R3(config-if)#int s0/0
R3(config-if)#mpls ip

R4(config)#int s0/0
R4(config-if)#no shut
R4(config-if)#encap frame
R4(config)#int s0/0.41 p
R4(config-subif)#ip add 14.14.14.4 255.255.255.0
R4(config-subif)#frame inter 401

Verifikasi:
R2#show l2tun tunnel transport

L2TP Tunnel Information Total tunnels 1 sessions 1

LocID Type Prot  Local Address   Port  Remote Address  Port
61555 IP   115   2.2.2.2         0     3.3.3.3         0

L2 tunnel telah terbentuk menggunakan port 115 dan menggunakan Local Identifier 61555, yang mana akan terlihat sebagai Remote Identifier pada R3.

R3#show xconnect peer 2.2.2.2 vcid 203 det
Legend: XC ST=Xconnect State, S1=Segment1 State, S2=Segment2 State
UP=Up, DN=Down, AD=Admin Down, IA=Inactive, NH=No Hardware
XC ST  Segment 1                         S1 Segment 2                         S2
------+---------------------------------+--+---------------------------------+--
UP     ac   Se0/1:401(FR DLCI)           UP l2tp 2.2.2.2:203                  UP
            Interworking: ip                     Session ID: 57746
                                                 Tunnel ID: 39982
                                                 Protocol State: UP
                                                 Remote Circuit State: UP
                                                 pw-class: TST

Interworking terlihat sebagai IP, translasi ini berada dari kedua koneksi yang mana enkapsulasinya berbeda. Ip paket dikirimkan kedalam framing local pada router.

R3#sh l2tp

L2TP Tunnel and Session Information Total tunnels 1 sessions 1

LocID RemID Remote Name   State  Remote Address  Port  Sessions L2TP Class/
                                                                VPDN Group
39982 61555 R2            est    2.2.2.2         0     1        l2tp_default_cl

LocID      RemID      TunID      Username, Intf/      State  Last Chg Uniq ID
                                 Vcid, Circuit
57746      5016       39982      203, Se0/1:401       est    00:07:41 1

Local ID dan Remote ID  tetap konsisten dengan output sebelumnya.

R4#sh cdp n
Capability Codes: R - Router, T - Trans Bridge, B - Source Route Bridge
                  S - Switch, H - Host, I - IGMP, r - Repeater

Device ID        Local Intrfce     Holdtme    Capability  Platform  Port ID
R4#ping 14.14.14.1 rep 100

Type escape sequence to abort.
Sending 100, 100-byte ICMP Echos to 14.14.14.1, timeout is 2 seconds:
!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Success rate is 100 percent (100/100), round-trip min/avg/max = 12/20/56 ms

CDP update tidak terlihat padaR4, dikarenakan faktanya adalah bukan Layer 2 tetapi Layer 3 interworking.





3 komentar:

  1. ane udah praktekin sesuai tutorial om tapi pada saat ane cek di R2#show l2tun tunnel transport , ga muncul apa", dan saat ping R4 ke R1 juga gagal, mohon pencerahan'a om, maklum saya newbie, tpi saya ingin belajar cisco, dan blog om ini sangat membantu sekali saya untuk belajar,..
    terima kasih sudah berbagi,..

    BalasHapus
  2. Mungkin ada yang salah dengan konfigurasi diatas, bisa tolong kirimkan konfigurasi yang telah kamu buat. Kirim ke ansyari.rusdi@gmail.com

    Terima Kasih,
    Rusdi

    BalasHapus
  3. Om all tutorial nya makasih ya, sangat membantu untuk di pelajari. Ditunggu ya tulisan berikut nya..hehee
    Oia om bisa tanya-tanya gak nie seputar IPV6?? soalnya saya lagi skripsi tentang IPV6.
    Terimakasih sudah berbagi ilmu nya.

    BalasHapus